30DETIK.COM -- Nunukan – Di tengah kesunyian Lapio, Desa Setabu, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, seorang warga bernama Bang Udin telah bertahan sendirian sejak 2018. Ditinggal istri dan anaknya, kondisi kesehatannya kian memburuk belakangan ini, hingga tak mampu lagi menjangkau layanan medis di RSUD setempat. Kendala utama? Bang Udin tak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK), yang menjadi syarat krusial untuk perawatan.( 19/01/2026 )
Namun, intervensi cepat dari Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengubah nasibnya. Atas arahan bupati, Puskesmas Setabu langsung merujuk Bang Udin ke RSUD Nunukan untuk penanganan lanjutan. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil) Kabupaten Nunukan menjanjikan pengurusan KTP baru mulai Senin depan, memastikan akses layanan publik yang berkelanjutan.
Kisah Bang Udin menjadi cerminan komitmen Pemerintah Daerah Nunukan, khususnya Tim Hajar Bro, dalam menjangkau masyarakat terpencil di Pulau Sebatik. "Kami selalu bergerak dan berbuat untuk rakyat," ujar Anggota DPRD Nunukan Adre Pratama, Doa tulus pun mengalir: Cepat sembuh, Pak Udin, dan tetap semangat menghadapi hari esok yang lebih cerah.(Ansor/Wanti Sebatik)

Posting Komentar