Penyidik Kejati Kaltara Dalami Keterangan Mantan Bupati Nunukan Terkait Dugaan Korupsi Tambang



TANJUNG SELOR, 30Detik.com – Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) terus mendalami keterangan Mantan Bupati Nunukan periode 2011-2016 berinisial BS dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan.

Aspidsus Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap BS menjadi fokus utama pendalaman penyidikan saat ini. Penyidik secara intensif menggali informasi dan keterangan dari mantan bupati tersebut untuk melengkapi berkas perkara.

“Penyidik terus melakukan pendalaman terhadap keterangan yang diberikan oleh Mantan Bupati Nunukan periode 2011-2016 berinisial BS. Kami dalami setiap informasi yang relevan dengan dugaan tindak pidana di sektor pertambangan,” ujar Samiaji Zakaria.

Pemeriksaan terhadap BS dilakukan sebagai bagian dari rangkaian penyidikan yang semakin maraton. Selain BS, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi lainnya, termasuk JP yang saat itu menjabat sebagai Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Kantor Pertanahan Kabupaten Nunukan.

Hingga kini, total sudah belasan orang yang dimintai keterangan oleh tim penyidik. Proses penggalian fakta terus dilakukan demi memperkuat bukti-bukti yang ada pasca penggeledahan di Kabupaten Nunukan.

Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa Mantan Bupati Nunukan periode 2001-2011 pada Rabu (8 April). Pemeriksaan tersebut turut menjadi bagian dari upaya mendalami alur perizinan, pengelolaan lahan, dan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam sektor pertambangan di wilayah Nunukan.

Samiaji menegaskan bahwa penyidikan masih berlanjut dengan pendalaman demi pendalaman. Tim penyidik akan terus memanggil pihak-pihak terkait untuk mengungkap seluruh fakta dalam perkara ini.

“Setiap keterangan yang masuk akan kami dalami secara teliti agar proses hukum berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi sektor pertambangan di Nunukan ini menjadi sorotan karena melibatkan isu perizinan tambang dan pemanfaatan lahan yang selama ini kerap menjadi permasalahan di Kalimantan Utara.

Penyidik Pidsus Kejati Kaltara memastikan akan terus mengupdate perkembangan penyidikan kepada publik. Masyarakat diminta tetap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan ini. (fir)

0/Post a Comment/Comments