30DETIK.COM -- Tarakan -- Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, di Swiss-Belhotel Tarakan, Jumat (9/1/2026).
Rakor tersebut membahas strategi nasional pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat daerah, termasuk program pencegahan kekerasan anak dan peningkatan akses pendidikan bagi perempuan di Kalimantan Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat daerah, aktivis perempuan, dan stakeholder terkait dari berbagai kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Khairul menekankan komitmen Pemerintah Kota Tarakan untuk mendukung agenda nasional Men PPPA. "Kami siap berkolaborasi dalam program-program strategis, khususnya peningkatan layanan perlindungan anak di Tarakan yang mayoritas masyarakatnya multikultural, Memang saat ini yang menjadi kendala kami didaerah adalah adanya efisiensi anggaran serta ketentuan alokasi anggaran yang menpersempit ruang gerak daerah dalam menjalankan program perlindungan perempuan dan anak," ujarnya usai rakor.
Sementara itu, Menteri Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa rakor ini bagian dari upaya Kementerian PPPA memperkuat sinergi pusat-daerah pasca-evaluasi program 2025. "Fokus utama adalah integrasi data kekerasan anak dan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM berbasis digital, Data yang ada saat ini ada 6,6 persen perempuan pernah mengalami kekerasan," katanya.
Rakor berlangsung tertutup dan diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antarpihak terkait. Pemerintah Kota Tarakan berharap hasil rakor ini dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan indeks pemberdayaan perempuan di daerah.(Ansor/HmsTrk) #TarakanHIBOT

Posting Komentar