Anak Harus Jaga Diri Sendiri": Wali Kota Tarakan Luncurkan Program Anti-Narkoba dan Medsos

 

Saat Wali Kota Tarakan dr.H.Khairul, membuka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H/2026 M,(2/26).


Tarakan -- 30DETIK.COM -- Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, secara resmi membuka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H/2026 M yang dirangkaikan dengan peluncuran Program Gerakan Memulai Pembelajaran dengan Membaca Kitab (GEMPITA) dan Gerakan Siswa Cinta Sholat (GESIT LAH) di Masjid Baitul Izzah Islamic Centre, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini digelar Dinas Pendidikan Kota Tarakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Tarakan serta Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara. Pesantren kilat diikuti ratusan siswa dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA negeri dan swasta se-Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menekankan pentingnya pembiasaan nilai agama sejak dini untuk melindungi anak dari pengaruh negatif. "Upaya mencegah berbagai pengaruh buruk terhadap anak tidak bisa hanya lewat teori di kelas atau ekstrakurikuler semata, tapi harus melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan," katanya.

photo oleh Humas Trk

Ia menambahkan, "Sejak dini anak harus diperkenalkan dengan agama. Di sekolah diawasi guru, di rumah dibimbing orang tua. Tapi di luar, anak yang menjaga diri sendiri dan mampu bedakan baik-buruk."

Wali Kota juga menggarisbawahi tantangan era digital seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan media sosial tak terkendali. Melalui Pesantren Kilat, GEMPITA, serta GESIT LAH, siswa diharapkan tak sekadar paham teori agama, tapi praktiknya seperti membaca Al-Qur'an, menjadi imam sholat, hingga berlatih khutbah.

Pemkot Tarakan berharap program ini membentuk generasi berakhlak mulia, kuat karakter, serta tangguh hadapi dinamika zaman.(Ansor/HmsTrk) #TarakanHIBOT

0/Post a Comment/Comments