30DETIK.COM -- Nunukan– Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Muhammad Amin SH mewakili Bupati Nunukan secara resmi membuka Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Minggu (8/2/2026).
Dalam sambutan yang dibacakan H. Amin, Bupati menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual penuh pengorbanan, kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah. "Oleh karena itu, pelaksanaannya memerlukan persiapan matang, pemahaman benar, serta kesiapan lahir batin," ujarnya.
Bupati mengingatkan, penyelenggaraan haji menghadapkan jamaah pada berbagai tantangan seperti perjalanan panjang, perbedaan budaya dan bahasa, kepadatan aktivitas ibadah, hingga cuaca ekstrem. Di sinilah peran manasik haji krusial sebagai pembekalan komprehensif, bukan hanya simulasi gerakan, tapi pemahaman makna, tata cara, hikmah, aturan, etika, dan kebersamaan di Tanah Suci.
Photo oleh Prokompim Pemkab Nunukan
"Ibadah haji menuntut kondisi fisik prima. Saya imbau seluruh jamaah mempersiapkan diri sejak dini dengan menjaga kesehatan, pola makan, olahraga ringan rutin, serta mematuhi anjuran dan pemeriksaan kesehatan," tegas Amin.
Bupati berharap jamaah tak hanya menguasai teknis, tapi juga punya mental kuat, niat lurus, dan keikhlasan penuh untuk menjalani ibadah dengan khusyuk serta tertib.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Utara H. M. Saleh S.Ag M.Pd menyampaikan kuota jamaah haji Kabupaten Nunukan 2026 sebanyak 223 orang. Tersebar di Pulau Nunukan (139 calon jamaah) dan Pulau Sebatik (84 calon jamaah). Mereka bersiap menunaikan rukun Islam kelima mulai keberangkatan Mei mendatang.
Saleh berharap semua jamaah mengikuti dan memahami seluruh rangkaian ibadah haji sesuai tuntunan.(Ansor/ProkompimNnk)


Posting Komentar