Tarakan, 30detik.com – Warga Kota Tarakan ramai menyikapi isu pro dan kontra pemindahan Pusat Pemerintahan (PusPem) yang viral di media sosial. Meski ada suara penolakan, sejumlah warga justru menilai langkah Wali Kota Tarakan dr. Khairul M. Kes ini tepat sebagai upaya pemerataan pembangunan.
Irfan, warga Lingkas Ujung, Tarakan Timur, yang ditemui 30detik.com, menegaskan bahwa pemindahan PusPem ke Tarakan Utara adalah hal wajar. "Saya secara pribadi berpendapat bahwa pusat pemerintahan dipindahkan ke Tarakan Utara adalah hal biasa. Selaku warga Tarakan, sangat sepakat dengan langkah Pak Wali Kota. Apalagi daerah Juwata lahan kosongnya masih banyak. Yakin dan percaya, nantinya Juwata akan ramai kantor pemerintah di sana," jelasnya.
Pandangan serupa disampaikan Wahyudin, warga Kampung Enam. Ia menilai keputusan Wali Kota memindahkan PusPem ke Juwata Laut, Tarakan Utara, sangat tepat. "Kalau ada yang membuat statement bahwa banyak masyarakat tidak setuju, itu salah. Jangan hanya pendapat segelintir orang lalu mengatasnamakan seluruh masyarakat. Apa yang dilakukan Pak Wali Kota ini sangat tepat: Tarakan Utara jadi pusat perkantoran, industri, dan pemukiman; Tarakan Barat dan Tengah pusat perekonomian, bisnis, perdagangan; sementara Tarakan Timur kawasan wisata dan industri. Ini ide luar biasa," ujarnya.
Wahyudin bahkan membandingkan dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). "Kalau ada yang bilang banyak warga tolak pemindahan perkantoran, itu omongan sepihak saja. Jangankan pusat pemerintahan tingkat II pindah, Ibu Kota Negara saja bisa dipindahkan, apalagi cuma kantor Wali Kota dan dinas-dinas lainnya," tambahnya.
Siti Aisyah, pedagang kelontongan, Tarakan Utara, juga menyambut baik rencana ini. "Pemindahan kantor pemerintah ke sini pasti bikin Juwata lebih maju. Lahan luas, akses mudah, dan selama ini daerah kami memang kurang ramai, Dukung penuh, biar ekonomi ikut bergairah," katanya antusias.
Sementara itu, Hasan, sopir angkot, menambahkan, " Kalau PusPem sudah jadi, maka kami selaku sopir angkot juga bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan, soalnya penumpang diperkotaan sangat sedikit, Pro-kontra di medsos cuma gejolak sementara. Warga sini mayoritas setuju karena butuh pemerataan. Tarakan Utara bisa jadi pusat baru, seperti Nusantara di Kalimantan Timur."Pemindahan PusPem ini dianggap sebagai strategi pemerataan pembangunan, mengingat Tarakan Utara selama ini terkesan tertinggal dibanding wilayah lain di Kota Tarakan. Dukungan dari warga lapangan kian menguat.(Ansor)


Posting Komentar