Senator Kaltara Hasan Basri Desak Polisi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras pada Aktivis Andrie Yunus

Photo oleh Hendrik : Didampingi istri, Senator asal Kaltara Hasan Basri, Photo bersama dengan benerapa tokoh masyarakat.(3/26)


Tarakan, 30Detik.com – Anggota DPD RI dari Kalimantan Utara (Kaltara), H. Hasan Basri SE MH, mengecam keras kasus penyiraman air keras terhadap aktivis kemanusiaan Andrie Yunus yang juga wakil Koordinator KontraS. Ia mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan dalangnya untuk menjaga kebebasan berpendapat.

Permintaan itu disampaikan Hasan Basri, yang juga Ketua Komite III DPD RI, di sela acara buka puasa bersama di kediamannya, Di Jl.Kusuma Bangsa Kota Tarakan, Minggu (15/3/2026).

"Saya selaku anggota DPD RI meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus yang dialami Andrie Yunus. Hal ini semestinya tidak terjadi, sama halnya ingin membungkam kebebasan berpendapat," tegasnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat seharusnya diselesaikan secara damai, bukan dengan tindakan anarkis seperti penyiraman air keras. "Yang pasti, kami sangat mengecam keras tindakan pelaku. Semoga secepatnya kepolisian bisa mengungkap siapa pelaku dan dalang dalam kasus ini," tambahnya.

Senator asal Kaltara ini menekankan bahwa dalam demokrasi, setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut. Negara wajib melindungi ruang tersebut. "Kalau kasus ini tidak diungkap, tentunya ada kekhawatiran di kalangan aktivis dan masyarakat sipil untuk mengeluarkan pendapatnya," ujarnya.

Oleh karena itu, Hasan Basri meminta penegakan hukum dilakukan secara transparan agar masyarakat memperoleh kepastian hukum.Di bulan Ramadan ini, ia juga mengajak masyarakat memperbanyak ibadah dan silaturahmi untuk mempererat persaudaraan, jauh dari kekerasan atau pelanggaran hukum.(Ansor) #HB

0/Post a Comment/Comments