Wali Kota Tarakan Hadiri Buka Puasa Santri Pesantren Hidayatullah, Nikmati Nasu Cemba Khas Enrekang-Duri

Nampak Wali Kota Tarakan dr.H.Khairul, menerima cendera mata berupa Syal Rajut dari Ustadz Abdul Karim Ahmad Shalah Busy'ar, yang akrab disapa Syekh Palestina.(3/26)


Tarakan, 30Detik.com - Suasana bulan Ramadan di Kota Tarakan semakin khidmat dengan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan tokoh masyarakat. Bertempat di Pesantren Hidayatullah Karungan Mamburungan Timur, Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, hadir dalam acara buka puasa bersama para santri Pondok Pesantren Hidayatullah pada Sabtu (7/3/2026) sore.

Acara yang digelar di lingkungan pesantren tersebut menjadi momen berharga bagi para santri untuk berbagi kebahagiaan berbuka setelah menjalani puasa seharian. Selain dihadiri ratusan santri Pondok Pesantren Hidayatullah, kegiatan ini juga ramai diikuti jamaah Masjid Jami' Hidayatullah serta warga sekitar Karungan Mamburungan Timur. Kehadiran Wali Kota Tarakan menambah semarak acara, sekaligus menunjukkan komitmen pemimpin daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan selama bulan suci.

Puncak acara diawali dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Karim Ahmad Shalah Busy'ar, yang akrab disapa Syekh Palestina. Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Karim menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang makna puasa, pengendalian hawa nafsu, dan nilai kebersamaan dalam berbagi. Tausiyah ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin untuk memaksimalkan ibadah Ramadan dengan penuh khusyuk dan keikhlasan. Suasana semakin hangat saat azan Maghrib berkumandang, diikuti buka puasa secara serentak dengan hidangan sederhana namun istimewa.

Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, tampak begitu akrab berbaur dengan para santri. Ia ikut duduk bersila di atas tikar, menikmati menu buka puasa yang disediakan. Setelah acara usai, Wali Kota yang ditemui khusus awak media 30Detik.com menyampaikan apresiasinya atas undangan tersebut. "Alhamdulillah, hari ini saya selaku Wali Kota berkesempatan hadir di acara buka puasa di Pondok Pesantren Hidayatullah. Setiap bulan suci Ramadan memang dilaksanakan acara buka puasa seperti ini," ujarnya dengan senyum ramah.

Lebih lanjut, dr. H. Khairul menjelaskan bahwa menu berbuka sore itu adalah Nasu Cemba, makanan khas Enrekang atau masyarakat Duri yang terkenal dengan rasa gurih dan sederhana. "Menu berbuka kita sore ini adalah Nasu Cemba, merupakan makanan khas Enrekang/Duri," jelasnya. Ia juga mengajak masyarakat Tarakan untuk terus menjaga silaturahmi melalui kegiatan seperti ini. Sang Wali Kota pun mengutip sebuah hadits untuk memotivasi hadirin. "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun," urainya, mengingatkan betapa nilainya berbagi makanan berbuka di bulan Ramadan.

Kegiatan buka puasa di Pesantren Hidayatullah Karungan ini tidak berhenti pada berbuka semata. Acara dirangkai dengan sholat Tarawih secara berjamaah. Ratusan takbir dan tahlil menggema memenuhi area pesantren, menciptakan nuansa khusyuk yang mendalam. Para santri, jamaah masjid, dan warga sekitar tampak khidmat mengikuti rangkaian ibadah malam itu, menjadikan momen sebagai penguat spiritual di tengah hiruk-pikuk kota.

Kehadiran Wali Kota Tarakan dalam acara ini juga menjadi simbol dukungan pemerintah kota terhadap pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang berperan besar dalam pembentukan karakter generasi muda. Pesantren Hidayatullah Karungan Mamburungan Timur sendiri dikenal sebagai salah satu pesantren tertua di Tarakan yang konsisten menggelar kegiatan Ramadan setiap tahunnya, termasuk buka puasa bersama tokoh masyarakat. 

Tradisi ini tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkaya khazanah budaya dengan menyajikan hidangan khas seperti Nasu Cemba yang membawa nuansa daerah Enrekang di tengah masyarakat Tarakan.(Ansor/Andy) #TarakanHIBOT

0/Post a Comment/Comments