Tarakan, 30Detik.com – Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes menjadi khatib utama dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Baitul Izzah Islamic Center, Kampung Empat, Kota Tarakan, pada Jumat (3/4/2026). Acara ibadah yang diikuti ratusan jamaah masyarakat umum ini juga dirangkai dengan pengingat pentingnya pembentukan akhlak mulia di tengah gempuran perubahan zaman.
Sholat Jumat tersebut turut dihadiri pejabat Pemkot Tarakan, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alias, SKM., M.Kes. Suasana masjid yang megah di kawasan Kampung Empat ini semakin khidmat dengan kehadiran walikota yang secara rutin mengisi khutbah di berbagai mushalla kota untuk mempererat hubungan pemerintah dengan warga.
Dalam khutbahnya, dr. Khairul menyoroti maraknya dekadensi moral dan akhlak belakangan ini, yang disebabkan pendidikan formal lebih berfokus pada pengasahan kecerdasan intelektual. Namun, muatan kecerdasan emosional dan spiritual masih minim, sehingga generasi muda rentan terhadap pengaruh negatif media sosial dan globalisasi. "Fenomena ini terlihat dari meningkatnya kasus kenakalan remaja di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Utara," ujarnya.
"Penanaman akhlak sejak dini melalui keluarga dan lingkungan menjadi titik krusial membangun generasi tangguh terhadap perubahan zaman. Tegakkan sholat diyakini sebagai fondasi utama mencegah perbuatan keji dan mungkar," pesan dr. Khairul tegas.
Walikota menegaskan bahwa akhlak mulia merupakan dasar yang mewarnai seluruh pelaksanaan syariat Islam, bahkan menjadi tujuan utama pengutusan Nabi Besar Muhammad SAW. Ia juga mengajak warga mengenang nasihat Lukmanul Hakim kepada putranya, sebagaimana tertuang dalam Alquran Surah Luqman ayat 17-19, sebagai contoh ideal pendidikan akhlak bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
"Ada empat poin nasihat Lukmanul Hakim yang relevan saat ini: tegakkan sholat, amar ma’ruf nahi mungkar, bersabar terhadap musibah yang menimpa, serta jangan sombong," tutup dr. Khairul di hadapan jamaah yang menganggukkan setuju.
Pelaksanaan Sholat Jumat ini sejalan dengan program Pemkot Tarakan dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis agama, terutama di tengah tantangan urbanisasi di Kota Tarakan yang kian pesat. Kehadiran walikota sebagai khatib juga menjadi momentum bagi warga untuk semakin dekat dengan pemimpin daerah dalam membangun masyarakat bermoral tinggi.(AS) #TarakanHIBOT
Posting Komentar