![]() |
| Dok oleh RL |
TARAKAN, 30Detik.com – Upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah pesisir Kota Tarakan terus digalakkan secara masif dan terstruktur. Pada Jumat (3/7/2026), Pemerintah Kelurahan Pantai Amal bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pantai Amal, serta didukung penuh oleh para kader Posyandu, melaksanakan penyaluran program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang ditujukan khusus bagi balita berkategori stunting dan wasting (kurang gizi).
Kegiatan intervensi gizi spesifik ini dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur. Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Pemerintah Kota Tarakan dalam mengejar target zero stunting, sekaligus memastikan anak-anak di wilayah pinggiran pantai mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal demi mempersiapkan generasi Indonesia Emas.
Lurah Pantai Amal dalam arahannya menjelaskan bahwa program PMT kali ini tidak hanya sekadar membagikan paket makanan, tetapi berfokus pada kualitas nutrisi berbahan dasar pangan lokal yang kaya akan protein hewani. Langkah ini diambil mengingat wilayah Pantai Amal memiliki potensi kelautan yang melimpah, seperti ikan segar, udang, dan rumput laut, yang sangat baik untuk diolah menjadi asupan bergizi tinggi bagi anak-anak masa pertumbuhan.
"Penyaluran PMT hari ini merupakan langkah nyata intervensi hulu untuk memperbaiki status gizi anak-anak kita. Kami menyadari bahwa intervensi tidak boleh terputus. Oleh karena itu, melalui bantuan stimulan makanan tambahan bergizi tinggi ini, kami berharap ada perubahan signifikan pada tinggi dan berat badan balita sasaran dalam monitoring bulan ke depan," ujar pihak Kelurahan Pantai Amal.
Adapun paket PMT yang disalurkan secara higienis kepada puluhan kepala keluarga tersebut terdiri dari kombinasi bahan makanan pokok dan makanan olahan siap konsumsi, seperti telur, susu khusus pertumbuhan, biskuit gizi mikro, serta menu protein lokal yang telah dikonsumsi dan disusun formulanya oleh ahli gizi Puskesmas Pantai Amal.
Di tempat yang sama, perwakilan tim medis Puskesmas Pantai Amal bersama para kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) juga memanfaatkan momentum ini untuk menggelar edukasi siber mengenai pentingnya pola asuh orang tua (parenting) dan pemahaman gizi seimbang. Petugas menegaskan kepada para ibu yang hadir bahwa keberhasilan program PMT sangat bergantung pada kedisiplinan orang tua dalam menyajikan makanan di rumah serta menjaga sanitasi lingkungan tempat tinggal.
"Bantuan makanan tambahan ini adalah stimulan. Kunci utamanya tetap berada di tangan ibu-ibu di rumah, bagaimana konsisten memberikan makanan tinggi protein, membatasi jajanan instan anak, dan rajin membawa balita ke Posyandu setiap bulan untuk memantau grafik tumbuh kembangnya," tegas tim medis Puskesmas Pantai Amal di sela-sela penimbangan balita.
Jalannya penyaluran PMT berlangsung dengan tertib dan mendapat respons yang sangat positif dari warga sekitar. Para orang tua balita mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian berkala dari pihak kelurahan dan puskesmas, terutama di tengah pemulihan ekonomi saat ini.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat kelurahan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kesadaran aktif dari orang tua, Kelurahan Pantai Amal optimistis dapat menekan angka stunting secara drastis di wilayahnya, sekaligus menciptakan lingkungan ramah anak yang sehat, kuat, dan cerdas di masa depan.(*)

Posting Komentar