Pemkab Nunukan Genjot Akreditasi Labkesda, Jamin Pelayanan Kesehatan Setara Standar Nasional

 

Dok : Prokompim Nnk


NUNUKAN, 30Detik.com – Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan di wilayah beranda terdepan Indonesia. Hal ini ditegaskan saat pembukaan Penilaian Survei Akreditasi UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Nunukan yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer dan Laboratorium (LAPRIDA) Bakti Husada.

Kegiatan penilaian ini berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 28-29 September 2026. Pembukaan acara disambut meriah dengan penampilan dari Sanggar Tari Nunukan Etnika serta peragaan yel-yel akreditasi oleh seluruh staf UPTD Labkesda Nunukan.
Bupati Nunukan, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Muhammad Amin, menekankan pentingnya posisi geografis Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, baik di sektor darat maupun laut. Di wilayah strategis seperti ini, mutu dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik, terutama bidang kesehatan, menjadi fondasi yang sangat mendasar.
"Masyarakat harus percaya bahwa hasil pemeriksaan laboratorium di Nunukan itu akurat, cepat, dan berstandar nasional. Akreditasi ini sangat penting, bukan hanya untuk mengejar sertifikat di dinding, tetapi untuk menjamin mutu pelayanan dari pengambilan sampel hingga hasil keluar agar sesuai standar Permenkes," tegas Bupati dalam sambutan tertulisnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Amin juga menyambut langsung kehadiran tim surveyor LAPRIDA, yaitu Didi Irwadi dan Agus Joko Praptomo. Ia berpesan kepada Kepala Dinas Kesehatan P2KB serta Kepala UPTD Labkesda agar memanfaatkan momentum akreditasi ini untuk berbenah secara berkelanjutan.
Melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembaruan alat laboratorium, hingga penerapan sistem manajemen mutu yang ketat, UPTD Labkesda Nunukan ditargetkan mampu meraih predikat Akreditasi Paripurna.
Seusai seremoni pembukaan, rombongan langsung melakukan peninjauan ke fasilitas gedung baru UPTD Labkesda yang kini telah berpindah lokasi ke bangunan baru (sebelumnya berada di belakang kantor BNN). Langkah peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam memenuhi standar minimal pelayanan laboratorium.
"Sebagai daerah perbatasan, laboratorium kita harus diuji standar kompetensinya. Segala hal yang dikonsumsi masyarakat maupun lingkungan harus memenuhi standar kesehatan. Kehadiran Labkesda dengan fasilitas baru ini diharapkan memberikan pelayanan yang setara dengan daerah-daerah lain," ujar Muhammad Amin setelah melihat langsung fasilitas gedung baru tersebut.
Saat ini, UPTD Labkesda Nunukan tidak hanya melayani pengujian kesehatan lingkungan seperti uji kualitas air dan makanan untuk tempat usaha maupun masyarakat umum. Laboratorium daerah ini juga mumpuni untuk melayani pemeriksaan klinis secara menyeluruh—mulai dari cek darah, asam urat, hingga pemeriksaan kesehatan paru-paru—sehingga menjadi fasilitas alternatif selain RSUD dan Puskesmas.
Masyarakat juga tidak perlu khawatir terkait biaya, karena seluruh tarif pelayanan yang berlaku di Labkesda telah diatur secara resmi dan berkekuatan hukum dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Laboratorium Kesehatan Daerah.
Melalui pengawalan akreditasi dari tim surveyor pusat ini, Pemkab Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus menyokong kelengkapan sarana prasarana demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat perbatasan yang bermutu, aman, dan terpercaya.(*)

0/Post a Comment/Comments