Tetap Gelar Kejurprov 2026 Meski Anggaran Terbatas, Hasan Basri Tekankan Pembinaan Atlet Bulu Tangkis Kaltara Tak Boleh Berhenti



Dok oleh SM


TARAKAN, 30Detik.com  ‑ Di tengah kendala keterbatasan dana, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Kalimantan Utara tetap menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 di GOR Naga Mas, Tarakan. Pembukaan acara dipimpin langsung Ketua Umum PBSI Kaltara sekaligus Pengurus Pusat PBSI, Hasan Basri, M.H., Rabu (14/10/26).

Hasan Basri menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan‑kejuaraan rutin merupakan tanggung jawab pokok organisasi. Selama dua periode kepemimpinannya, berbagai agenda seperti Kejurprov, Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov), serta keikutsertaan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sebagian besar dijalankan dengan pendanaan mandiri dan kreativitas pengurus daerah.

“Tanpa bantuan dari luar, kami berusaha menjalankan semuanya sebaik mungkin. Selama dua periode ini Kejurprov, Mukerprov sampai Kejurnas kami jalankan dengan biaya mandiri dari internal PBSI Kaltara,” ujarnya.

Meskipun sudah mampu bergerak secara mandiri, Hasan Basri berharap ke depannya ada dukungan lebih besar dari Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kota Tarakan, KONI, dan para pemangku kepentingan. Menurutnya, bulu tangkis memiliki catatan prestasi internasional yang membanggakan, sehingga pembinaan sejak usia dini hingga tingkat taruna dan dewasa perlu mendapat perhatian serius.

“Dengan dukungan yang memadai, pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal dan bisa mengharumkan nama Kalimantan Utara di panggung nasional,” harapnya.

Pemenang‑pemenang Kejurprov tahun ini akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejurnas PBSI yang dijadwalkan Desember 2026. Informasi sementara menyebutkan acara akan berlangsung di Sulawesi Tengah, meskipun lokasi masih bisa berubah mengikuti keputusan panitia pusat.

Sebagai pengurus pusat PBSI, Hasan juga akan menyampaikan laporan penyelenggaraan Kejurprov Kaltara 2026 ke PB PBSI, serta mendorong agar kejuaraan‑kejuaraan daerah mendapatkan perhatian dan dukungan lebih dari tingkat nasional. Atlet yang berhasil menonjol di tingkat nasional berpeluang masuk program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

“Jika atlet kita mampu bersaing di tingkat nasional, terbuka peluang mengikuti pembinaan Pelatnas,” katanya.

Diketahui, total hadiah yang diperebutkan dalam Kejurprov PBSI Kaltara 2026 mencapai Rp 50 juta, dan seluruh biaya penyelenggaraan masih ditanggung secara mandiri oleh PBSI Kaltara. Melalui turnamen ini, organisasi berharap semakin banyak atlet berbakat muncul dan memperkuat ekosistem pembinaan bulu tangkis di wilayah Kalimantan Utara secara berkelanjutan.(*)

0/Post a Comment/Comments